Axopos.Com Toko Peralatan Komputer Kasir dan AIDC Paling Lengkap Full Support

Penggunaan RFID Untuk Data Medis

Posted : 2 Januari 2014


Ada permintaan dari masyarakat agar merubah milyaran data yang ditulis secara manual atau menggunakan kertas ke dalam program yang dapat tersimpan secara elektronik, salah satunya adalah permintaan dari dunia medis untuk menulis dan menyimpan data pasien secara elektronik karena dapat memberikan kemudahan ketika akan mencari atau menyimpan data.

Untuk membantu meeka yang berkecimpung dalam dunia medis maka penggunaan RFID passive merupakan opsi yang baik agar dokumen dapat dilacak dengan mudah, selain itu RFID juga dapat melacak data lama yang tidak dapat dikonvert ke image, RFID juga digunakan untuk melacak ratusan kertas yang telah discan walaupun terkadang data aslinya juga dibutuhkan.

TCG salah satu perusahaan di Brazil telah mengkonvert lebih dari 10 juta dokumen agar dapat dicari melalui image digital, setiap dokumen dihubungkan dengan kotak yang telah di tag RFID jadi jika memerlukan dokumen aslinya dapat dengan mudah ditemukan.

Selain itu Oregon Central Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT), LLC dan sebuah klinik di Oregon telah menggunakan RFID untuk mengefisienkan kinerja, tag RFID tersebut ditempelkan ke cartu ID mereka yang digunakan untuk menverifikasi karyawan ketika memasuki ruangan, kemudian computer akan melacak dan memberikan izin karyawan agar dapar mengecek file ke ESDM.

The Bhagwan Mahaveer Jain (BMJ) Heart Center in India juga sudah menggunakan passive RFID untuk membantu meyimpan catatan pasien, memantau pasien, dan melacak asset seluruh cabang rumah sakit tersebut. Hal tersebut merupakan salah satu kegunaan dari RFID untuk membantu menyediakan akses yang aman untuk catatan medis secara elektronik.

 

 

 


Harga produk Axopos.Com
bisa ditawar?

Kami selalu berusaha memberi harga jual terbaik, namun anda tetap bisa mengubungi kami untuk penawaran terbaik, serta perbandingan harga yang lebih murah bersaing. Semua untuk pelanggan Axopos.Com.

Catatan : Harga dan spesifikasi dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.


Untuk pembelian anda dapat melakukannya secara online, atau menghubungi contact center kami untuk pemesanan melalui Telp, SMS, Email dan Chat.

Semua barang yang dijual di Axopos.Com dijamin murah, handal, dan awet, 100% asli, disertai garansi total dan layanan perbaikan serta support teknis pelanggan.

Axopos.Com merupakan distributor dan toko peralatan komputer kasir yang melayani penjualan/pembelian dan pengiriman pesanan ke semua kota Indonesia: Jakarta, Tangerang, Depok, Bogor, Bekasi, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Solo, Malang, Denpasar, Medan, Palembang, Lampung, Jambi, Pekanbaru, Batam, Padang, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Makasar, Manado, Palu, Jayapura, Timika, Ambon, Kupang dan seluruh pelosok wilayah Indonesia lainnya.


'Uang Kuno' Story
Seri Wayang: Duit Kertas yang Langka Sekaligus Mahal

Rupiah itu berasal dari perkataan Rupee, satuan mata uang India. Sebelum jadi Rupiah, sejak 1818 Indonesia memakai mata uang Gulden Hindia Belanda. Dari sejumlah duit Gulden yang pernah beredar, ada beberapa collector's item yang berharga. Salah satunya adalah duit kertas seri Wayang. Ini seri yang paling diburu oleh kolektor duit lama. Soalnya, menurut para kolektor grafisnya termasuk indah, nominalnya lengkap, dan langka. Jadi, harganya pun membubung. Seri ini terdiri dari 8 pecahan.

Satu Donasi Anda Sangat Berarti Bagi Pendidikan Mereka

Berbagi Bersama SATUSATU.org (Satu Untuk Sejuta Senyum Anak Indonesia)
Untuk setiap (Satu) produk yang anda beli di Axopos.Com, Satu donasi alat sekolah (Tas, Buku, Pulpen, Pensil, dll.) diberikan untuk anak Indonesia yang tidak mampu melalui SATUSATU.org. Anda dapat berpartisipasi dengan mengusulkan penerima donasi, datang bersama sahabat SatuSatu saat memberikan donasi rutin, atau bergabung menjadi mitra donatur.

Langkah Kecil Mendukung Pendidikan Anak Indonesia Yang Kurang Mampu Secara Ekonomi
Klik Axopos.Com/SatuSatu/ atau kunjungi www.satusatu.org untuk informasi lebih lanjut.