Axopos.Com Toko Peralatan Komputer Kasir dan AIDC Paling Lengkap Full Support

Cara Membuat dan Mencetak Barcode Label

Posted : 7 Januari 2013


Umumnya pebisnis lebih memilih untuk membeli barcode label dibanding membuatnya sendiri, alasan utamanya yaitu lebih praktis dan efisien. Tetapi sebenarnya jika Anda mengetahui bahwa cara membuat barcode label itu mudah dilakukan dan lebih bisa menekan ongkos produksi, mungkin Anda akan berfikir dua kali untuk membeli jadi barcode label tersebut.

 1.      Banyak software membuat barcode label gratis di internet, tinggal install dan rancang barcode label sesuai dengan keinginan Anda.

2.       Anda juga bisa memasukan angka pada label barcode tersebut dan memberikan harga dari produk yang ingin Anda pasarkan, sebaiknya pilih label barcode yang bagus dan perhatikan akan penempatan label barcode tersebut.

3.     3.      Pilih label lay out nya sesuaikan dengan printer barcode yang Anda miliki. Pilih penempatan harganya apakah ingin dibawah atau diatas barcode nya, kemudian masukan data yang dibutuhkan seperti alamat, nama bisnis dll.

4.             Selanjutnya setelah Anda memastikan tampilan barcode label yang akan di gunakan, kemudian  masukan kertas barcode pada mesin pencetak barcode label.

5.        Setelah tercetak maka barcode label pun siap digunakan. Tetapi ada baiknya Anda mencetak untuk sample dan di test terlebih dahulu, apakah label barcode tersebut dapat dibaca oleh barcode scanner atau tidak, karena terkadang setelah di cetak dalam jumlah banyak tetapi barcode label tidak dapat terbaca.

Berbagai macam mesin pencetak barcode ditawarkan, semuanya dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan Anda akan barcode label seperti apa. Kami merupakan salah satu dari supplier printer barcode label menawarkan produk tersebut dengan kualitas dan harga yang bersaing seperti halaman ini.

 


Harga produk Axopos.Com
bisa ditawar?

Kami selalu berusaha memberi harga jual terbaik, namun anda tetap bisa mengubungi kami untuk penawaran terbaik, serta perbandingan harga yang lebih murah bersaing. Semua untuk pelanggan Axopos.Com.

Catatan : Harga dan spesifikasi dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.


Untuk pembelian anda dapat melakukannya secara online, atau menghubungi contact center kami untuk pemesanan melalui Telp, SMS, Email dan Chat.

Semua barang yang dijual di Axopos.Com dijamin murah, handal, dan awet, 100% asli, disertai garansi total dan layanan perbaikan serta support teknis pelanggan.

Axopos.Com merupakan distributor dan toko peralatan komputer kasir yang melayani penjualan/pembelian dan pengiriman pesanan ke semua kota Indonesia: Jakarta, Tangerang, Depok, Bogor, Bekasi, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Solo, Malang, Denpasar, Medan, Palembang, Lampung, Jambi, Pekanbaru, Batam, Padang, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Makasar, Manado, Palu, Jayapura, Timika, Ambon, Kupang dan seluruh pelosok wilayah Indonesia lainnya.


'Uang Kuno' Story
Numismatik 

Bagi sebagian orang, ketika lembaran uang sudah tak berlaku maka uang itu sudah kehilangan nilainya. Tapi tidak bagi sebagian orang lain, memandang uang tak sekedar sebagai alat tukar, tapi sebagai bahan koleksi. Makin tua, makin bernilai. Mereka adalah para Numismatik, orang-orang yang mengoleksi duit-duit lama.

Hobi ini bermula sejak manusia mengenal uang sebagai alat penukar dalam transaksi jual beli. Uang sudah dikenal sejak 2.500 tahun yang silam. Sejak saat itu, uang sudah berganti bentuk, nilai, rupa, dan sebagainya.

Geoffrey Cope, seorang numismatis asal Inggris, mengatakan hobi ini bukan sembarang hobi. “Kami bukan hanya mempelajari bentuk dan rupa uang. Namun kami memiliki sepenggal kisah sejarah manusia,” katanya.

Sejak zaman Romawi, orang sudah mengoleksi uang lama. Contohnya Kaisar Agustus, yang mengumpulkan koin-koin lama yang dikeluarkan pendahulunya dan koin-koin dari negara lain. Contoh kolektor lainnya adalah Paus Bonifisius VII dan Raja Prancis Louis XIV. Tapi numismatik modern bisa dikatakan bermula sejak abad ke-19, ditandai dengan berdirinya The Royal Numismatic Society di Inggris pada 1836. Pada 1858 menyusul berdiri American Numismatic Society.

Sedangkan di Indonesia numismatik dikenal sejak zaman Hindia Belanda. Ketika itu banyak anggota Bataviaasch Genootschap (Ikatan Kesenian dan Keilmuan Batavia) mengumpulkan koin-koin kuno yang saat ini masih tersimpan di Museum Nasional. Namun wadah bagi pehobi numismatik baru berdiri pada 1972. Perhimpunan Penggemar Koleksi Mata Uang (PPKMU) namanya.

Satu Donasi Anda Sangat Berarti Bagi Pendidikan Mereka

Berbagi Bersama SATUSATU.org (Satu Untuk Sejuta Senyum Anak Indonesia)
Untuk setiap (Satu) produk yang anda beli di Axopos.Com, Satu donasi alat sekolah (Tas, Buku, Pulpen, Pensil, dll.) diberikan untuk anak Indonesia yang tidak mampu melalui SATUSATU.org. Anda dapat berpartisipasi dengan mengusulkan penerima donasi, datang bersama sahabat SatuSatu saat memberikan donasi rutin, atau bergabung menjadi mitra donatur.

Langkah Kecil Mendukung Pendidikan Anak Indonesia Yang Kurang Mampu Secara Ekonomi
Klik Axopos.Com/SatuSatu/ atau kunjungi www.satusatu.org untuk informasi lebih lanjut.